Ladies! Ketahuilah 4 Fase Menstruasi

Spread the love

Menstruasi merupakan hal yang wajar dialami oleh setiap wanita. Biasanya seorang wanita memasuki masa menstruasi diantara usia 8 hingga 15 tahun. Meskipun setiap wanita mengalami fase menstruasi setiap bulannya. Tetapi masih banyak diantara mereka yang tidak mengetahui fase menstruasi tersebut.

Ketika menstruasi normal, hal itu merupakan interaksi dari tiga organ. Organ tersebut terdiri dari hipotalamus, hipofisis, dan ovarium. Hasil ketiga organ tersebut menghasilkan hormon estrogen dan progesteron. Kedua hormon tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Seperti hormon estrogen yang berfungsi untuk perkembangan dan memilihara bagian organ reproduksi pada wanita. Hormon ini memiliki peran penting dalam perubahan siklus menstruasi.

Hormon kedua yakni progesteron yang menjadi hormon yang mempersiapkan endometrium membran mukosa untuk melapisi uterus buat implantasi ovum yang sudah dimasuki oleh sperma (sumber :BuletinSehat). Hormon ini berperan sangat penting untuk mempertahankan kehamilan yang normal.

Dalam fase menstruasi terdapat siklus endometrium yang harus anda ketahui sebagai wanita. Berikut tahapan dalam menstruasi pada wanita:

Dalam siklus endometrium terdapat empat fase haid yang terjadi dalam tubuh wanita, yakni:

Fase Haid atau Pendarahan

Mungkin pada fase pertama setiap wanita sudah mengetahuinya. Karena pada fase yang berlangsung selama tiga hingga tujuh hari merupakan waktu keluarnya darah pada vagina wanita.

Darah yang keluar terjadi akibat lapisan rahim yang jatuh dan menjadi darah. Hal inilah yang menyebabkan keluarnya darah dibagian vagina wanita. Normalnya darah yang keluar sekitar 30-40ml. Jika darah yang keluar lebih dari itu dipastikan haid anda tidak normal.

Hancurnya lapisan rahim disebabkan oleh kadar estrogen dan progesteron mengalami penurunan, namun kadar FSH (Folikel Stimulating Hormon) meningkat. Sehingga menyebabkan berkembangnya folikel pada ovarium.

Hancurnya sebagian lapisan pada rahim ini akan menyakitkan bagian perut wanita. Sehingga ketika PMS di hari pertama wanita selalu mengeluh kalau perutnya sakit. Hal itu karena terjadinya kontraksi pada dinding rahim.

Fase Proliferasi atau Folikuler

Fase ini terjadi sejak hari kelima hingga hari keempat belas. Pada fase haid ini terjadi pelepasan FSH yang tumbuh menjadi dewasa. Dimana permukaan yang hancur tersebut kembali terlapisi sehingga sedikit demi sedikit pendarahan pun berkurang.

Fase Luteal/Sukresi

Fase ini biasanya mulai terjadi pada hari keempat belas setelah menstruasi. Dimana tahapan ini merupakan lepasnya sel telur dari indung telur selama 14 hari. Sehingga bila mana sel sperma tidak dibuahi pada tahap ini maka sel telur akan hancur. Pada tahap ini juga muncul hormon progresteron dalam jumlah yang cukup besar.

Fase Pra Menstruasi

Pada fase ini apabila tidak ada pembuahan dari sperma dan implantasi, maka hormon estrogen dan progesteron akan berkurang. Berkurangnya kedua hormon tersebut menyebabkan terbentuknya korpus luteum. Korpus luteum akan membuat dinding pada rahim semakin tebal.

Namun karen tidak ada pembuahan, maka suplai darah mengecil, dan juga terhenti, sehingga terjadi kematian jaringa. Saat itulah lapisan dinding rahim terpisah dengan lapisan bagian dasar sehingga pendarahan kembali lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*