Perbedaan air RO dengan air mineral Yang Benar

Spread the love

Yang membedakan air RO dengan air mineral adalah sebagai berikut :

  1. Unsur pada air itu sendiri.

Air Meneral adalah air yang didalamnya masih mengandung mineral air, seperti, magnesium, Zat besi, kalium, dan sebagainya. Sepertihalnya air yang di produksi oleh Aqua, Ades, dan sejenisnya, Air yang di produksi adalah jenis air mineral.

Sedangkan kalau Air RO, secara unsur kimiawi terdiri dari H2O saja atau unsur air saja. Di dalam Air RO tidak ada kandungan mineral air. Pada proses penyaringan kandungan dalam air ini seperti Kalium zat besi dll. Di saring, jadi bisa air RO adalah air yang murni.

  1. Dilihat dari aspek mekanisme proses filterisasinya.

Asumsi pada 4 liter air digunakan, maka 4 liter air tersebut menjadi produksi air mineral semua, sedangkan Proses air mineral menggunakan tahapan –tahapan khusus.

Asumsi pada 4 liter air yang disgunakan, maka 1 liter air menjadi produksi air RO dan 3 liter buang untuk limbah RO.

Kedua air tersebut sama – sama bagusnya, Kita kembalikan kepada kebutuhan individu.

  1. Air Mineral

Air jenis ini biasanya menggunakan air dari sumber pegunungan, air minum ini ada di pasaran Indonesia ber TDS 80 sampai 200. TDS adalah satuan ukuran kemurnian air, jika semakin tinggi TDSnya maka kandungannya semakin banyak. Pengolahan air ini menggunakan tahap filtrasi, ultra filtrasi ( menghasilkan air lebih baik) , ultraviolet (membunuh bakteri).

  1. Air Minum RO

Air minum jenis ini menggunakan mesin reverse osmosis yang digunakan sebgai mesin utama. Bisa memakai air sumber yang memiliki TDS 40 sampai 500.

Demikianlah ulasan singkat tentang Perbedaan air RO dengan air mineral, semoga anda dapat mendapat pengetahuan baru yang bermanfaat dari artikel ini yang lebih khususnya pengetahuan tentang pengolahan air bersih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*